Hari ini group sosmed yang isinya temen-temen kuliah ramai banget ucapan dukacita. Kami sangat terkejut ketika beberapa hari yang lalu mendengar kabar kalau salah satu teman kuliah kami sedang dalam kondisi tidak sehat dan tidak sadar. Cukup kaget ketika mendengar kabar itu, karena kabar duka itu datang bersama dengan kabar sukacita dari satu pribadi yang sama. Even, saya setelah lulus kuliah tidak pernah mengontak almahrum, namun saat kuliah saya kenal beliau sebagai seorang yang ceria, cerdas dan humoris. She's so lovable for everyone.
Pertemuan, bahkan kematian manusia tidak bisa mengaturnya. Hanya Tuhan yang tahu kapan saya dinyatakan 'sudah selesai' dari dunia ini. Masa depan dan kematian akan datang segera, tanpa perlu persetujuan dari kita. Bagian kita adalah menjadi versi yang paling baikdari diri kita, bermanfaat untuk orang banyak dan memberi arti di dalam hidup yang sudah Tuhan anugerahkan ini. Klise ya? Yup, tapi hidup itu tidak untuk menyenangkan diri sendiri, sekalipun usaha yang kita lakukan harus kita sendiri yang perjuangkan.
Tulisan ini saya buat untuk kita semua yang masih dianugerahkan hidup, nafas dan waktu untuk diisi digunakan sebaik mungkin. Biarkan langkah kita semakin kita arahkan untuk hal yang berguna, yang baik, yang mulia dan sedap didengar.