Selasa, 31 Oktober 2017

PRESENCE

Pernah enggak lo ngerasa bahwa seseorang yang ada di lingkaran terdekat lo secara fisik tapi lo gak pernah ngerasa dia benar-benar 'ada'? Atau justru saat ini lo yang ngerasa ada di posisi itu? Buat gue hantu  bahkan Tuhan aja keberadaannya kita rasakan, kalo sampai ada orang yang keberadaannya tidak kita rasakan berarti ada yang salah. Ya entah dengan perasaan dan hidup kita atau dengan orang yang bersangkutan.
Tapi pernah gak justru saking lamanya keberadaan orang itu tidak kita rasakan, tiba-tiba ketika ia ada seakan-akan kita merasa 'agak maksa' gitu?

Itulah yang namanya keberadaan yang sering disebut presence. Presence is  about our feel that somebody still exist. Ya, itu yang gue alami. Gue gak menyadari keberadaan orang-orang yang secara fisik hadir di sekeliling gue, tapi gue justru menyadari keberadaan 'mereka'. Mereka yang hanya bisa membohongi gue lewat suara dan menipu gue lewat suara orang-orang disekeliling gue yang akhirnya membuat gue gak sadar kalau gue sedang meniadakan kesadaran gue tentang keberadaan fisik teman-teman gue, orang tua gue, dsb.

Gue sedih dengan itu semua, gue kehilangan banyak hal, kesempatan, teman baru, orang-orang yang gue sayang yang setia nemenin gue. Gue sengaja nulis kekecewaan ini karena gue perlu nulis. Ini sulit untuk dibicarakan, ini sulit untuk dimengerti tapi ini sangat terasa menyakitkan. Dan jalan keluar yang paling manjur adalah dengan menulisnya.

Gue punya cerita kedua, ikatan darah tidak selalu mempunyai korelasi dengan kehadiran seseorang. Dan parahnya jika itu terjadi dalam jangka waktu yang lama akan membuat kita jadi resisten terhadap kehadiran orang tersebut sekalipun ada ikatan darah, ada hubungan saudara, etc. Pernah denger gak kalau karakter kita itu dibentuk dari kebiasan yang berulang-ulang? Sama halnya dengan yang gue bilang tadi. Berhati-hatilah untuk memilih kebiasaan mana yang akan kamu lakukan, karena itu akan menentukan karaktermu. Dan berhati-hatilah ketika kamu memilih untuk tidak menyadari keberadaan mereka yang secara fisik ada di sekitarmu.

Disini gue gak mau nyalahin faktor lain yang mungkin akan jadi faktor-faktor pendukung, karena memang hidup kadang bukan tentang mencari kesalahan sekalipun kita tidak bersalah.

-IDLE MODE-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar